JAKARTA – Perwira inspiratif sekaligus Ketua RT 11 RW 7 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, IPTU Imam Basori, memberikan pembekalan kepemimpinan kepada pengurus OSIS dan MPK SMA Labschool Kebayoran.
Materi tersebut disampaikan dalam kegiatan “Renungan Malam” bertema “Generasi Baru, Harapan Baru untuk Indonesia Lebih Maju”, Minggu (16/8/2026).
Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ibas ini mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan kepercayaan.
“Kemampuan membuat orang kagum. Integritas membuat orang percaya,” ucapnya.
Ibas juga memperkenalkan konsep 5M : Man, Method, Money, Material, dan Machine sebagai cara sederhana mengelola organisasi. Menurutnya, program OSIS dan MPK harus melibatkan seluruh pengurus, memiliki sistem kerja yang jelas, dikelola secara transparan, memanfaatkan sumber daya secara kreatif, serta menggunakan teknologi untuk menyelesaikan masalah.
Ia juga mengingatkan siswa agar tidak asal membuat program. Sebelum menentukan kegiatan, pemimpin harus memahami persoalan yang ada melalui konsep “belanja masalah”.
“Jangan membuat program hanya karena ingin terlihat aktif. Buat program karena memang dibutuhkan,” katanya.
Ibas menekankan pentingnya pembagian tugas dan keberanian memberikan kepercayaan kepada anggota. Pemimpin tidak harus mengerjakan semuanya sendiri, tetapi harus mampu membuat orang lain berkembang.
“Pemimpin yang hebat bukan yang membuat dirinya tidak tergantikan, tetapi yang mampu menciptakan banyak orang yang bisa menggantikannya,” tuturnya.
Pesan regenerasi juga menjadi perhatian. Para senior diminta meninggalkan pengalaman, pengetahuan dan keteladanan, sementara pengurus baru diharapkan melanjutkan estafet tanggung jawab dan membawa organisasi menjadi lebih baik.
Di akhir pembekalan, Ibas mengajak siswa mengukur keberhasilan bukan dari banyaknya acara, melainkan dari berapa banyak masalah yang diselesaikan, anggota yang berkembang, serta manfaat yang dirasakan siswa.
“Pemimpin yang hebat bukan yang membuat dirinya terlihat paling hebat, tetapi yang membuat orang-orang di sekitarnya menjadi hebat,” sebutnya.
Menurut Ibas, nilai kepemimpinan tersebut dapat dimulai dari lingkungan paling kecil yakni sekolah, keluarga, komunitas hingga masyarakat.
“Jaga amanah, bangun kepercayaan, selesaikan masalah, dan siapkan generasi berikutnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan