Jakarta — Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi, menilai institusi Polri saat ini terus menunjukkan upaya perbaikan dan pembenahan diri di berbagai lini. Menurutnya, langkah tersebut terlihat dari komitmen pimpinan Polri dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Habib Syakur menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyadari dan menjaga situasi bangsa agar tetap kondusif. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara, ia melihat Polri terus melakukan evaluasi internal sebagai bagian dari proses pembenahan institusi.

“Polri hari ini terus berbenah. Evaluasi demi evaluasi dilakukan agar hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat semakin baik. Komunikasi dengan masyarakat juga terus diperkuat,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya.

Menurutnya, Kapolri secara konsisten mengingatkan seluruh jajarannya agar menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis serta selalu mengedepankan kepentingan rakyat. Hal itu dinilai penting agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Habib Syakur juga menilai upaya pembenahan yang dilakukan Kapolri telah mulai membuahkan hasil. Ia melihat semakin banyak simpati dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, terutama ketika aparat kepolisian hadir membantu masyarakat dalam berbagai persoalan sosial dan keamanan.

“Kapolri selalu mengingatkan jajarannya untuk bekerja dengan hati, melayani masyarakat dengan tulus, sehingga polisi bisa semakin dekat dan dicintai oleh rakyatnya,” katanya.

Di sisi lain, Habib Syakur turut mendoakan agar Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian senantiasa diberikan kekuatan serta perlindungan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.

“Semoga Kapolri dan seluruh jajaran Polri selalu dalam perlindungan Allah SWT, diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah besar menjaga bangsa dan negara,” tuturnya.

Ia berharap semangat pembenahan dan keterbukaan Polri terhadap kritik serta evaluasi dapat terus berlanjut, sehingga institusi kepolisian semakin profesional, dipercaya, dan benar-benar menjadi bagian yang dicintai oleh masyarakat Indonesia.